PANTULAN SPEKTRAL OBJEK PADA DATA FOTO UDARA DAN CITRA SATELIT



PENGENALAN NILAI PANTULAN SPEKTRAL OBJEK
PADA DATA FOTO UDARA DAN CITRA SATELIT

I.    LATAR BELAKANG
Setiap benda atau obyek mempunyai karakteristik pantulan atau pancaran yang unik dan berbeda apabila jenis depresi atau kondisi lingkungan berbeda. Penginderaan jauh adalah suatu teknologi untuk mengidentifikasi dan memahami benda atau kondisi lingkungan melalui keunikan pantulan atau pancaran. Citra sebagai keluaran suatu sistem perekaman data penginderaan iauh dapat bersifat optik berupa foto, bersilat analog berupa sinyal-sinyal video seperti gambar pada monitor televisi atau bersifat digital yang dapat langsung disimpan pada suatu pita magnetik.
Landsat TM/ETM+ merupakan satelit sumber daya bumi. Satelit yang merupakan program lanjutan Landsat ini dicirikan oleh alat penginderaan yang ditingkatkan resolusi spasial dan kepekaan radiometriknya, Laju pengiriman data yang lebih cepat, serta fokus untuk penginderaan informasi yang berkaitan dengan vegetasi. Sebagai tambahan terhadap empat saluran Landsat MSS (Multispectral scanning) sebelumnya, Landsat TM/ETM+ akan membawa penyiaman multispektral yang lebih maju dan disebut pemeta tematik (thematic mapper /TM). Nama tersebut berkaitan dengan tujuan terapan sistem data yang diarahkan pada teknik pengenalan pola spektral yang akan menghasilkan citra terkelas  (peta tematik). Pemeta tematik direncanakan memiliki tujuh buah saluran spektral yang dirancang untuk memaksimumkan kemampuan analisis vegetasi untuk terapan bidang pertanian. (Lillesand dan Kiefer  1997).
Sistem TM meliputi lebar sapuan (scanning) sebesar 185 km, direkam dengan menggunakan tujuh saluran panjang gelombang tampak, tiga saluran panjang gelombang infra merah dekat, dan satu saluran panjang gelombang inframerah termal. Panjang gelombang yang digunakan pada setiap saluran Landsat TM adalah :
•    Saluran 1 gelombang biru (0.45 – 0.52) µm
•    Saluran 2 gelombang hijau (0.52 – 0.60) µm
•    Saluran 3 gelombang merah (0.63 – 0.69) µm
•    Saluran 4 gelombang inframerah dekat (0.76 – 0.90) µm
•    Saluran 5 gelombang inframerah pendek (1.55 – 1.75) µm
•    Saluran 6 gelombang inframerah termal (10.40 – 12.50) µm
•    Saluran 7 gelombang inframerah pendek (2.08 – 2.35) µm

II.    TUJUAN
1.    Mahasiswa dapat menginterpetasi objek berdasarkan pola spectral pada foto udara dan citra satelit.
2.    Mahasiswa dapat mengoperasionalkan program ENVI 4.5 untuk membuat pola spectral pantulan secara digital.
3.    Membuat dan menganalisis nilai pantulan spectral pada kurva spectral objek.

III.    ALAT DAN BAHAN
Alat dan bahan dalam praktikum ini meliputi :
1.    Citra satelit Landsat ETM+ saluran 1,2,3,4,5, dan 7
2.    Foto Udara Hitam putih skala 1:20.000
3.    Foto Udara Inframerah skala 1:20.000
4.    Foto Udara digital berwarna skala 1:2.500
5.    Software ENVI 4.5
6.    Alat tulis (buku, pensil, penggaris, spidol, transparan).

IV.    LANGKAH KERJA
Untuk memahami pola spectral objek pada foto udara maupun citra satelit dapat dilakukan secara digital dengan bantuan perangkat computer dan software ENVI 4.5. adapun langkah dan prosesnya adalah sebagai berikut :
 
Download makalah ini fuul


PANTULAN SPEKTRAL OBJEK PADA DATA FOTO UDARA DAN CITRA SATELIT PANTULAN SPEKTRAL OBJEK PADA DATA FOTO UDARA DAN CITRA SATELIT Reviewed by Penjualhewan.com on 16:31 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.