PEMETAAN KUANTITATIF DENGAN METODE CHLOROPLETH

I.    LATAR BELAKANG
Metode pembuatan simbol penting, sehingga sebelum membuat simbol harus memperhatikan jumlah dan panjang komponen data, tingkatan organisasi data, model variabel visual dan persepsi, karena sebenarnya satu data dapat dibuat berbagai macam simbol, tetapi tidak semuanya simbol tersebut efektif dan efesien dalam penggunannya (Artha, 2004).

II.    TUJUAN
1.    Mahasiswa dapat melakukan pemetaan dengan metode chloropleth
2.    Mahasiswa memahami metode-metode pemetaan chloropleth

III.    DASAR TEORI
Metode pemetaan chloropleth penyajiannya digambarkan dalam bentuk simbol luasan kuantitatif. Data yang dipetakan merupakan data rasio, yaitu perbandingan antara jumlah dengan luas wilayah. Batas daerah yang digunakan merupakan batas administratif seperti batas kelurahan, kecamatan dan sebagainya.
Sistem kelas interval
•    Cara teratur, yaitu kelas interval ditentukan berdasarka rumus Sturges.
•    Cara hitungan, yaitu kelas interval yang ditentukan berdasarkan rumus aritmatik, geometrik, kuantil.
•    Cara tidak teratur yaitu kelas interval yang ditentukan berdasarkan grafik persebaran (Bos E.S., 1977., dalam Saraswati, 1992).
•    Penyusunan data dalam kelas-kelas interval merupakan proses generalisasi. Karena adanya beberapa sistem kelas interval tersebut, maka perlu dipilih satu kelas interval yang baik, dan tingkat generalisasi yang paling rendah, sehingga menghasilkan pola persebaran yang mendekati peta yang representatif agar pengguna peta memperoleh kembali peta gambaran data aslinya
•    Teknik pemilihan kelas interval yang menghasilkan pola persebaran mendekati data asli, ada dua macam yaitu 1. cara kualitatif  dan 2. cara kuantitatif.
•    Cara yang akan digunakan adalah cara kuantitatif karena melihat jenis data yang sifatnya kuantitatif dan cara ini memiliki ketelitian lebih tinggi jika dibandingkan dengan cara kualitatif.
•    Penentuan kelas interval didahului oleh penentuan jumlah kelas yang digunakan untuk mengelompokan data.
Jumlah kelas dapat ditentukan dengan rumus Sturges yaitu:
K=1 + 3,3 log n
Keterangan:    
K = jumlah kelas yang dicari
    n = jumlah set data (Bos E.S., 1979)
Permasalahan kelas interval
•    Jumlah kelas yang terlalu sedikit (kurang dari 5 kelas) akan menghasilkan peta yang kurang mencerminkan persebaran data asli karena banyak data yang digeneralisasi.
•    Sebaliknya jumlah kelas yang terlalu banyak (lebih dari 15 kelas) maka akan terjadi beberapa kelas yang sama sekali tidak mengandung frekwensi (Halim, 1980).
•    Penentuan jumlah kelas untuk dapat kepadatan penduduk akan mengalami kesulitan apabila dari 8 kelas
•    Adapun proses penentuan banyaknya kelas interval berdasarkan rumus Sturges adalah sebagai berikut:
K = 1 + 3,3 Log N
K = 1 + 3,3 Log 73
K = 1 + 3,3 x 1,86
K = 7,15 maka dibulatkan menjadi = 7 KELAS


DOWNLOAD MAKALAH FULL LENGKAP DI BAWAH INI
PEMETAAN KUANTITATIF DENGAN METODE CHLOROPLETH PEMETAAN KUANTITATIF DENGAN METODE CHLOROPLETH Reviewed by Penjualhewan.com on 16:11 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.