Kandungan Nitrat, Fosfat, dan Kholorofil di Teluk Bone

a.Nitrat
Suatu perairan dapat diketahui tingkat kesuburannya berdasarkan dari kandungan nitratnya. Kandungan nitrat di katakan kurang subur bila kandungannya < 0,226 ppm (< 1,001 μg-at N/lt), nilai antara 0,227 – 1,129 ppm (1,005 – 5,001 μg-at N/lt) digolongkan perairannya subur dan antara 1,130 – 11,290 ppm (5,006 – 50,015 μg-at N/lt) menunjukkan perairan dengan tingkat kesuburan tinggi (Vollenweider, 1968). Kadar nitrat di Teluk Bone berkisar antara 0,12 ppm-0,796 ppm.

b.Fosfat
Fosfat merupakan salah satu senyawa nutrien yang sangat penting. Fosfat di-absorbsi oleh fitoplankton dan seterusnya masuk kedalam rantai makanan. Senyawa fosfat di perairan berasal dari sumber alami seperti erosi tanah, buangan (ekskresi) dari hewan, lapukan tumbuhan, dan dari laut sendiri. Peningkatan kadar fosfat dalam laut akan menyebabkan terjadinya ledakan populasi (blooming) fitoplankton yang akhirnya dapat menyebabkan kematian ikan secara massal.
Kandungan fosfat 0,000 – 0,020 ppm (0,061 μg-at P/lt) digolongkan kesuburan rendah, nilai antara 0,021 – 0,050 ppm (0,064 -0,153 μg-at P/lt) digolongkan tingkat kesuburan sedang, nilai antara 0,051 – 0,100 ppm (0,156 – 0,169 μg-at P/lt) digolongkan dengan tingkat kesuburan sangat baik dan nilai > 0,210 ppm (0,643 μg-at P/lt) digolongkan dengan tingkat kesuburan sangat baik (Vollenweider, 1968). Kandungan fosfat di Teluk Bone berkisar antara 0,5 ppm-1,152 ppm.

c.Kholofil
Khlorofil-a merupakan salah satu parameter yang sangat menentukan produktivitas primer di laut, berupa pigmen yang terdapat pada organisme di perairan yang digunakan untuk proses fotosintesis. Khlorofil antara 1,426 mg/m3 - 1,722 mg/m3

Kandungan Nitrat, Fosfat, dan Kholorofil di Teluk Bone Kandungan Nitrat, Fosfat, dan Kholorofil di Teluk Bone Reviewed by Penjualhewan.com on 01:10 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.