MODEL-MODEL PERTANIAN DI AMERIKA LATIN


Latar Belakang Model Pertanian Amerika

Salah satu karakteristik dalam pembangunan ekonomi adalah pergeseran jangka panjang populasi dan produksi dari sektor pertanian menjadi sektor industri dan sektor jasa. Hanya sebagian kecil masyarakat dalam negara industri yang hidup dari sektor pertanian (Lynn, 2003).
Konsep strategi pembangunan berimbang (balanced growth), yaitu pembangunan di sektor pertanian dan sektor industri secara bersamaan merupakan tujuan pembangunan yang paling ideal. Pada kenyataannya konsep strategi pembangunan berimbang tidak dapat dilakukan oleh negara berkembang, hal ini dikarenakan sumber daya yang tidak mencukupi untuk melakukan pembangunan di sektor pertanian maupun sektor
industri sekaligus (Lynn, 2003).

Kondonassis et al. (1991) menjelaskan bahwa pembangunan pada sektor pertanian merupakan batu loncatan menuju pembangunan pada sektor industri. Keberhasilan pembangunan industri di negara Jepang dan Taiwan merupakan lanjutan keberhasilan pembangunan di sektor pertanian. Pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah Jepang dan Taiwan merupakan kontribusi yang sangat penting dalam mendukung pembangunan pertanian. Pemerintah Jepang dan Taiwan juga berhasil dalam membangun budaya kerja sehingga rakyat mereka memiliki produktivitas yang tinggi.
Kondonassis et al. (1991) meringkaskan proses pembangunan pertanian menjadi pembangunan industri.

Proses tersebut adalah sebagai berikut:
Makanan dibutuhkan populasi di daerah kota yang terus meningkat.
Perolehan mata uang asing karena melakukan ekspor.
Peningkatan mata uang asing dari hasil subtitusi impor produk pertanian.
Tabungan di sektor kota dan pajak pendapatan kepada pemerintah, yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur karena peningkatan pendapatan di sektor pertanian.
Peningkatan permintaan untuk produk industri karena pendapatan di sektor pertanian yang lebih tinggi.
Peningkatan produktivitas di sektor pertanian menyebabkan pekerja dapat beralih ke sektor industri.
Jika mengenal Benua Amerika, tentu nama Amerika Latin sudah tak asing lagi di telinga kita. Salah satu wilayah di Benua Amerika ini memang termasuk ke dalam negara-negara Benua Amerika, terutama di bagian Amerika Selatan. Meski Amerika Serikat merupakan negara yang paling terkenal ke seluruh dunia, rupanya perkembangan negara-negara di Amerika Latin ini pun selalu menjadi perhatian. Meski negara-negara Amerika Latin ini tidak setenar negara-negara di Amerika Utara, perkembangannya sangat menarik untuk diikuti.

Amerika Latin sebenarnya merupakan sebutan untuk negara-negara yang mayoritas penduduknya merupakan penutur asli bahasa Latin, seperti bahasa Roma, Spanyol, dan Portugis. Namun, seiring dengan perkembangan, negara-negara di Amerika Selatan kini disebut juga menjadi Amerika Latin. Negara-negara ini beberapa di antaranya terkenal karena wisatanya, tapi ada pula yang terkenal karena sepak bolanya atau perekonomiannya.

Amerika Latin ( LAC3) telah mengalami perubahan ekonomi, sosial, politis dan budaya sejak tahun1980. Selama Masa tiga dekade yang lalu, menjadi daerah liberal dan maju dalam ekonomi, termasuk sektor agrikultur nya yang  membuka banyak jabatan dalam pemerintahan berhubungan dengan pertanian. Hal ini menggambarkan kembali peran yang relatif , pasar dan masyarakat di dalam pengembangan.
Secara geografis, Amerika Latin memiliki banyak keistimewaan. Seperti pegunungan Andes dimana merupakan barisan pegunungan tertinggi di dunia dimana membentang sejauh 7000 kilometer serta memiliki iklim tropis basah. Di Amerika Latin juga terdapat Sungai Amazon, sungai terbesar di dunia dimana juga merupakan sungai dengan volume, arus, dan jalan air terbesar di dunia. Air terjun terbesar dengan volume terbanyak terletak di Amerika Selatan. Dua dari tiga air terjun tertinggi di dunia terdapat di dataran tinggi Guiana, dan lima dari tujuh air terjun dengan volume terbesar di dunia berada di dataran tinggi Brazil. Meskipun potensi tenaga air di Amerika Latin masih lebih rendah daripada di Asia, namun seperlima dari potensi tenaga hidroelektrik terdapat di Amerika Latin. Amerika Latin juga memiliki kekayaan fauna yang meskipun masih kalah oleh keragaman fauna di Afrika, namun di Amerika Latin terdapat berbagai macam spesies burung dan kompleksitas famili mamalia. Region fauna Amerika Latin termasuk dalam Neotropical Zoological Realm yang mencakup Amerika Latin kecuali dataran tinggi Brazil bagian utama dan tengah serta kepulauan Bahama.
Rumusan Masalah

Bagaimana model-model pertanian dan factor apa yang mempengaruhi model pertanian pertanian di Amerika Latin?
Tujuan
Untuk mengetahui model pertanian dan factor yang mempengaruhi pertanian di Amerika Latin.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1  Definisi Pertanian Organik
Sebenarnya banyak sekali definisi mengenai pertanian organik, dan ada juga yang mengenalnya dengan pertanian berbasis ekologi (Gosling et al., 2006). Beberapa pendapat mempertimbangkan bahwa pertania organik dan pertanian berkelanjutan itu memiliki persamaan, karena keduanya didasarkan pada keberlanjutan agro-ekologi. Keberlanjutan dapat didefinisikan sebagai “memenuhi kebutuhan sekarang, tanpa mengorbankan generasi yang akan datang”.
Pertanian organik menurut Henning et al. (1991) adalah filosofi dan sistem dari pertanian, didasarkan pada nilai-nilai yang mencerminkan kesadaran ekologi, dan realita sosial dan kemampuan individu untuk mengambil tindakan yang efektif. Dalam prakteknya, pertanian organik ini dirancang untuk bekerja dengan proses yang alami untuk melestarikan sumberdaya, mendorong pengaturan diri untuk meminimalisasi limbah dan dampak lingkungan, tetapi tetap menguntungkan.
IFOAM (2000) telah mendefinisikan pertanian organik sebagai "proses yang mengembangkan agroekosistem yang layak dan berkelanjutan ". Dalam pengertian yang lebih mudah bahwa, pertanian organik adalah suatu bentuk pertanian yang jauh dari input sintetis, seperti pestisida dan pupuk (karena efek negatifnya pada keseimbangan ekologi), dan lebih menggunakan praktek-praktek pertanian seperti rotasi tanaman, jarak tanam yang tepat, penggabungan bahan organik ke dalam tanah, dan pengomposan.
Dengan pembatasan penggunaan pupuk kimia, tantangan utama merubah dari pertanian konvensional menuju ke pertanian organik adalah penyediaan hara N dna K (karena kedua elemen tersebut sangat banyak dibutuhkan oleh tanaman dan paling mudah pula tercuci dari tanah), dan pada tingkat yang lebih rendah, nutrisi tanaman lainnya pada tingkat dan waktu yang tepat untuk dapat diterima tanaman (Kuo et al., 2004).


Selanjutnya bisa di download di bawah sini
makalah pertanian amerika latin
MODEL-MODEL PERTANIAN DI AMERIKA LATIN MODEL-MODEL PERTANIAN DI AMERIKA LATIN Reviewed by Penjualhewan.com on 08:19 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.