PKM Pengembangan Organisasi Masyarakat

I.PENDAHULUAN

a.Latar Belakang
Pasar tradisional merupakan pasar yang berperan penting dalam memajukan pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan memiliki keunggulan bersaing secara alamiah. Keberadaan pasar tradisional ini sangat membantu, tidak hanya bagi pemerintah daerah atau pusat tetapi juga para masyarakat yang menggantungkan hiduupnya dalam kegiatan perdagangan. Karena di dalam pasar tradisional terdapat banyak aktor yang memiliki arti penting dan berusaha untuk mensejahterakan kehidupan baik itu pedagang, pembeli, pekerja panggul dan sebagainya. Mereka semua adalah aktor yang berperan penting dalam mempertahankan eksistensi pasar tradisional di Indonesia.
Mengingat kemanfaatan pasar tradional kuang maksimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat maupun dalam kemajuan serta kelancaran perekonomian negara, maka dalam proses pengelolaan pasar tradisional tersebut perlu mendapat perhatian lebih dari semua pihak yang terkait. Khusunya dinas pasar yang menaungi keberadaan berdirinya pasar-pasar tradisional. Tentu saja hal ini dengan maksud agar regulasi perekonomian negara tetap berjalan dengan lancar dan cenderung progresif. Sehingga pasar dapat menjadi lebih berkembang sebagaimana tujuan pasar.
Tidak dapat dihindari bahwa keberadaan pasar tradisional sebagai tempat berjual-beli mulai menurun seiring dengan perubahan zaman. Seperti yang terjadi di pasar tradisional Klojen kota Malang yang mengalami penurunan pengunjung. Salah satu penyebabnya adalah mulai memjamurnya pasar-pasar modern seperti mall-mall, dan Supermarket. karena itu perbaikan organisasi kantor pengelola pasar, khusunya pasar Klojen kota Malang harus ditingkatkan. Selain itu struktur organisasi yang jelas juga menentukan pasar tersebut berkembang atau tidak. Kenyataanya struktur organisasi di pasar Klojen masih sangat minim dan juga pembagian fungi wewenang dan tugas yang kurang berjalan sebagaimana semestinya juga mempengaruhi berkembangnya pasar.  Oleh karena itu untuk menarik pelanggan pasar menjadi ramai seperti zaman dahulu, salah satu caranya yaitu dengan memperbaiki setruktur organisasi pasar Klojen menjadi lebih baik lagi.

II.IDENTIFIKASI

a.Faktor Internal
i.Unsur Kekuatan Organisasi
1.Retribusi
Dikelola dengan maksimal yaitu melalui penarikan secara rutin setiap harinya.
2.Keamanan 
Pengelolaannya sesuai dengan aspirasi para pedagang dipasar dan kepala dinas pasar yang dikelola sendiri tanpa campur tangan dinas pasar.
3.Kebersihan
Pembersihan selalu dilakukan setiap hari pada waktu pukul 07.00 WIB secara rutin sehingga menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman serta pengelolaannya sejalan dengan instruksi dari kepala dinas pasar. Sehingga tak heran jika pada tahun 2013 pasar ini mendapatkan penghargaan adipura dari pemerintah setempat.
4.Manajemen Terstruktur
Perencanaan struktur organisasi selalu dibenahi per periode dengan menyesuaikan keadaan pasar.
5.Kepemimpinan
Kepala dinas pasar mampu menjalankan struktur organisasi dengan keputusan bijak yang memperhatikan aspirasi para anggotanya. Perencanaannya dilaksanakan secara menyeluruh dengan sosialisasi ataupun diskusi dengan pihak pedagang atau yang disebut koordinator pedagang untuk pengendalian monitoring dan pergerakan yang memberikan manfaat yang nyata bagi pedagang dan kemajuan pasar.
6.Paguyuban pedagang yang terstruktur dengan baik.
Hal ini ditandai dengan adanya pihak pedagang yang dituakan dan menjadi koordinator dan koordinator tersebut seperti menjadi penyambung lidah antara para pedagang dengan kepala dinas pasar. Begitupun dengan keamanan yang dipilih dan diorganisasi langsung oeh mereka sendiri.

Lebih Lanjutnya Bisa Di download di sini 

PKM Pengembangan Organisasi Masyarakat PKM Pengembangan Organisasi Masyarakat Reviewed by Penjualhewan.com on 17:56 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.