Desain dan Lay Out Peta



Desain Peta :
Seseorang tidak akan mungkin secara spontan dpt menggambar selembar petapun secara benar dan baik menurut aturan kartografi dlm sekejap. Memang benar dlm kartografi terkandung pula unsur seni ttp menggambar peta tdk dpt disamakan dg melukis. Unsur seni tetap dipelukan tp harus memenuhi aturan2 trtntu.
Utk itu, sblm seseorang menggambar peta, perlu dibuat rencana menyeluruh mengenai peta yg akan digambar tersebut rencana menyeluruh itulah yg disebut dg desain peta. Berikut adlh pertanyaan dan masalah2 yg muncul dlm mendesain suatu peta :
1.     Gambaran umum:
a.      Bgmnkah bentuk daerah yg akan digambar?
b.     Bgmnkah dpt menenmpatkan scr tepat daerah tsb sesuai dg ruang yg tersedia?
c.      Brpkah skala peta yg diinginkan?
d.     Proyeksi apakah yg dipakai?
e.      Apa sajakah kenampakan2 penting yg perlu ditenkankan?
2.     Gambaran teknis :
a.      Peta apa yg akan kita buat? (jenis petanya)
b.     Bgmnkah bentuk legenda, simbul, garis, batas, inset, yg akan dipilih?
c.      Bgmnkah atau dg gamabaran apakah kita akan menenjukkan relief, dataran, laut, dll ?
d.     Brp banyak dan macam apakah tipe huruf ( letering ) yg akan dipakai?
e.      Brp waktu yg tersedia utk menyelesaikan penggambaran peta tsb
f.      Minat si pengguna peta yakni mengenai usianya

Pengertian Peta Dasar :
Peta dasar adlh peta yg digunakan sbg dasar pembuatan peta lainnya. Utk pembuatan peta tematik, peta dasar yg digunakan ialah peta yg berisi semua data topografi dan dari peta tsbt semua data tematis akan digambarkan.
Pd umunya yg biasa digunakan sbg peta dasar adlh peta topogafi yg resmi dr suatu negara. Peta dasar tsbt dibuat berdasarkan survai lapangan atau dg cara lain (fotogrametis misalnya), selanjutnya data yg diperoleh tsb dpt digunakan utk berbagai keperluan.
Mutu peta dasar merupakan hal yg harus diperhatikan. Kalau mungkin pilihlah peta dasar yg tidak trll cepatnya perubahan penggunaan lahan yg terjadi sekarang ini. Juga ketelitiannya krn hal ini akan mempengaruhi kualitas peta tematik yg dihasilkan. Gambaran ketelitian peta dasar ini dpt diperkiakan dr sumber peta tsbt, sp yg membuat, thn pembuatan, bgmn informasi peta itu diperoleh, dsb.
Perlu diperhatikan hg detail2 yg ada pd peta dasar tsbt sebab kadang2 kalau detailnya trll ruwet(crowded) harus dilakukan generalisasi terlbih dahulu. Sebaliknya kalau detailnya trll sedikit mungkin saja harus menggunakan peta dasar lainnya.
Peta Topografi sbg peta dasar :
Peta topografi adlh peta yg mengutamakan gambaran sesungguhnya keadaan permukaan bumi termasuk juga gambaran unsur2 buatan manusia. Sbg dasar pembuatan peta tematik, diperlukan peta yg berisi semua data topografis dan dai peta itulah semua data tematis akan digambakan atau di-overlay-kan. Biasanya peta dasar ini digunakan utk keperluan peta tematik dlm memeperlihatkan batas2 wilayah dg teliti. Meskipun demikian, krn tergantung dr peggunaan  selanjutnya, kadang2 peta topografi halaman 25 hilang
b)     bisa terbentuk oleh alam, seperti sungai, dan bisa juga merupakan hasil buatan manusia, seperti saluran irigasi. Pola aliran biasa digunakan utk keperluan bidang geologi maupun teknik sepeti: pembuatan peta geomorfologi, perencanaan waduk, dll.
c)     Relief
Relief menyatakan gambaran tinggi rendahnya permukaan bumi. Dlm peta dasar, relief ini digambarkan dg garis kontur. Relief digunakan sbg orientasi utk penggambaran peta tematik utk keperluan bidang teknik sipil, misal : pembuatan saluran irigasi,waduk, jalan, dll
d)     Permukiman
Penyebaran permukiman sgt penting atinya terutama dlm pembuatan peta sosial ekonomi. Peta jenis ini sering digunakan dlm perencanaan kota dan pengembangannya, peta2 statistik dan peta distribusi lainnya
e)     Bentuk perhubungan
Jln raya dan jalan kereta api merupakan bagian yg penting dlm peta dasar utk keperluan orientasi. Bentuk perhubungan ini sgt erat hub.nya dg masalah yg menyangkut keg. Sosial ekonomi. Misal utk peta pariwisata, dll
f)      Unit2 administrasi
Unit2 administrasi maupun batas wil suatu daerah sgt penting artinya dlm banyak hal. Orang tidak akan mengetahui potensi suatu daerah tanpa mengetahui batas wil tsbt. Disamping itu, batas wil ini erat hub.nya dg pembuatan peta sos,eko suatu daerah
g)     Nama2 geografi
Nama tempat permukiman, desa, kota, sungai, gunung, dll tentu saja perlu dicantumkan dlm peta dasar sehingga dpt digunakan sbg acuan penempatan/ penggambaran data dari peta tematik yg akan digambar.
h)     Detail2 lainnya
Detail2 lainnya dpt digambar dlm peta dasar secara terbatas sesuai dg kebutuhannya/ cth : daerah hutan, pola land-use, rawa ds. Detail2 ini memerlukan aneka bentuk simbol
Desain dan Lay Out Peta Desain dan Lay Out Peta Reviewed by Penjualhewan.com on 05:35 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.